QK. Dikara Barcah

Tuesday, August 15, 2006

Merdeka ?



Mendekati 17 Agustus selalu membuat saya merenung..
Bangsa Indonesia dalam perjalanan sejarahnya sungguh bukan bangsa yang lemah. Sulit membayangkan sekeras apa 'semangat' perjuangan bangsa ini manakala melawan penjajah Belanda yang saat itu sudah menggunakan senjata 'canggih'. Sekeras apa sih bambu runcing yang digunakan melawan senapan bermesiu ? Bambu itu tidak akan sekeras semangat yang membara untuk melawan penjajah - penjajah itu.

Kita tidak akan pernah mampu membayangkan efek dari pekik merdeka yang keluar dari mulut seorang pejuang pembela tanah air ini...

Merdeka !!! Berarti begitu keras hati kami untuk mewujudkannya, hingga mampu meninggalkan anak istri..
Merdeka !!! Jangan lagi halangi kami
Merdeka !!! Kalau kamu tidak lari, kamu berkalang tanah negeri ini
Merdeka !!! Darah kami untuk negeri ini
Merdeka !!! Berarti kami siap mati..

Hari ini, pekik itu berubah jadi kata dan senandung kerinduan..
Merdeka, kue susnya enak..
Merdeka, bebas talktime, bebas roaming, bebas sms (baca : iklan provider selular)
Merdeka, bebas memilih hadiah yang anda sukai (baca : iklan metro di Sogo)

Tak terasa, hati saya merintih..

Merdeka ?